Kamis, 05 April 2018

Ingin Perubahan, Aspihani Predeksi Pilkada Tala Dimenangkan Paslon Sukamta-Abdi Rahman







MEDIA_PUBLIK. Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan yang dilangsungkan pada hari Rabu (27/6/2018) terdapat dua pasangan calon yang akan berkompetisi. Diketahui untuk Nomor Urut 1, diperoleh pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sukamta-Abdi Rahman sedangkan Nomor Urut 2, di dapatkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bambang Alamsyah-Ahmad Nizar.

Setelah pasangan calon (Paslon) pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanah Laut ditetapkan nomor urut oleh Komisi Pemiliham Umum (KPU) Kabupaten Tanah Laut, pada 13 Februari 2018 lalu. Maka, otomatis genderang pertarungan kampanye merebut simpati pemilih di Kabupaten Tanah Laut mulai dilangsungkan.

Mengacu pada Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Kampanye, 14 Februari 2018 lalu, maka masing-masing pasangan calon maupun tim suksesnya wajib menyampaikan laporan dana kampanyenya. Informasi yang didapatkan media ini, harta kekayaan Drs H. Sukamta, M.AP kalah jauh dengan harta kekayaan H. Bambang Alamsyah, ST.

Ketua DPD GARDU Prabowo Kalsel, Aspihani Ideris menilai, harta kekayaan dalam pilkada tidak menjamin dalam pemenangan dalam merebut hati nurani masyarakat memilihnya, karena untuk Pilkada di Kabupaten Tanah Laut  kemenangan itu terdapat pada nilai kepercayaan pemilihnya terhadap calon pemimpin baru, "Saya rasa untuk Pilkada Tanah Laut masyarakatnya mengharapkan kehadiran pemimpin baru," kata Aspihani saat di hubungi wartawan via telepon, Kamis (5/4/2018). 

Diketika wartawan menanyakan prideksi pemenang di Pilkada Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Aspihani menjawab dengan tegas Dan memastikan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 1, Sukamta-Abdi Rahman akan memenangkan dalam Pilkada pada akhir bulan Juni 2018 mendatang, "Insya Allah, suara Sukamta dan Abdi Rahman nantinya di atas 60 persen, Karena data lembaga kami dilapangan, sebagian besar pemilih Tanah Laut mengharapkan pemimpin yang agamis, dan berhati mulia serta bijaksana," papar Aspihani yang juga Direktur Eksekutif Lembaga Kerukunan Masyarakat Kalimantan (LEKEM KALIMANTAN).

Menurut Aspihani, karena pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 1, Sukamta-Abdi Rahman di usung oleh Partai Gerindra, maka GARDU Prabowo Kalsel akan bergerilya untuk memenangkan dan menghantarkan mereka menjadi pemimpin Kabupaten Tanah Laut mendatang ini, "Kami perintahkan DPC GARDU Prabowo Tanah Laut untuk bergerilya memenangkan pasangan Sukamta dan Abdi Rahman," tegasnya.

Secara terpisah, Ketua DPC GARDU Prabowo Tanah Laut, Fahmi Anshari menyatakan, dirinya beserta jajaran GARDU Prabowo Tanah Laut berupaya untuk memenangkan pasangan Sukamta dan Abdi Rahman di Pilkada 27 Juni 2018 mendatang ini, "Kita akan berjuang bersama jaringan ormas GARDU Prabowo beserta jaringan LSM untuk memenangkan pasangan Nomor Urut 1 ini. Insya Allah menang, karena pasangan ini pasangan yang agamis," ucap Fahmi singkat yang juga merupakan Wakil Bendahara Umum LEKEM KALIMANTAN. (@tim)

Jumat, 23 Maret 2018

Mengejutkan, Elektabilitas Habib Rizieq Kalahkan Kandidat Cawapres Jokowi



MEDIA_PUBLIK. Setelah ramai diwacanakan jadi kandidat calon presiden beberapa waktu belakangan ini, elektabilitas atau tingkat keterpilihan Habib Rizieq Shihab mulai terekam survei.

Hasilnya cukup mengejutkan. Elektabilitas Habib Rizieq mengalahkan salah satu tokoh yang selama ini disebut-sebut berpeluang kuat menjadi calon wakil presiden pendamping Joko Widodo.

Dalam survei yang dipublikasikan pada 22 Februari 2018, Media Survei Nasional (Median) ikut mencantumkan nama Habib Rizieq. Survei itu menggunakan sampel 1.000 responden. Sampel dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling sejak 1 sampai 9 Februari 2018.

Margin of error kurang-lebih 3,1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Dari 24 nama figur yang disurvei, Habib Rizieq berada di peringkat 18 dengan elektabilitas 0,3 persen.

Meski tergolong kecil, Habib Rizieq mengalahkan elektabilitas beberapa figur populer. Termasuk Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Tokoh yang disebut-sebut calon kuat pendamping Jokowi itu nangkring di posisi 22 dengan elektabilitas 0,2 persen.

Muhaimin juga kalah atas Rhoma Irama 0,3%, Ustaz Abdul Somad 0,3%, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti 0,2%. Muhaimin hanya unggul atas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 0,2% dan mantan Panglima TNI Moeldoko 0,1%.

Sebelumnya, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) juga pernah melakukan survei yang mencantumkan nama Rizieq pada 2 November 2017. Responden survei adalah masyarakat Jawa Barat, dengan jumlah sampel 820 responden.

Metode yang digunakan multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error 3,5 persen. Hasilnya jauh lebih mengejutkan. Elektabilitas Habib Rizieq berada di posisi kedelapan di bawah Megawati Soekarnoputri.

Berikut hasil rekaman lengkap kedua lembaga survei tersebut seperti dikutip dari Detik.com:

SMRC 2 November 2017

1. Jokowi 25,7%
2. Prabowo 22%
3. SBY 1,3%
4. Ridwan Kamil 0,7%
5. Hary Tanoesudibjo 0,6%
6. Agus Harimurti Yudhoyono 0,6%
7. Megawati Soekarnoputri 0,5%
8. Habib Rizieq Shihab 0,5%
9. Gatot Nurmantyo 0,4%
10. Ahmad Heryawan 0,4%
11. Tri Rismaharini 0,2%
12. Basuki Tjahaja Purnama 0,2%
13. Anies Baswedan 0,2%
14. Wiranto 0,1%
15. Susi Pudjiastuti 0,1%
16. Surya Paloh 0,1%
17. Rhoma Irama 0,1%
18. Mahfud MD 0,1%

Median 22 Februari 2018

1. Jokowi 35,0%
2. Prabowo 21,2%
3. Gatot Nurmantyo 5,5%
4. Anies Baswedan 4,5%
5. Agus Harimurti Yudhoyono 3,3%
6. Jusuf Kalla 2,2%
7. Hary Tanoesoedibjo 1,7%
8. Megawati 1,6%
9. Anis Matta 1,5%
10. Susilo Bambang Yudhoyono 1,2%
11. Fahri Hamzah 0,9%
12. TGB M Zainul Majdi 0,9%
13. Wiranto 0,7%
14. Puan Maharani 0,7%
15. Ahmad Heryawan 0,6%
16. Surya Paloh 0,5%
17. Mahfud MD 0,5%
18. Habib Rizieq Shihab 0,3%
19. Rhoma Irama 0,3%
20. Ustaz Abdul Somad 0,3%
21. Susi Pudjiastuti 0,2%
22. Muhaimin Iskandar 0,2%
23. Tri Rismaharini 0,2%
24. Moeldoko 0,1%
Undecided 16,1%



Senin, 12 Maret 2018

Ban Truk Bak Kayu Meledak Akibatkan Aktifis Senior Terpental




MEDIA PUBLIK - BANJARMASIN. Nasib apes dialami oleh salah satu tokoh LSM Kalimantan Selatan. Pasalanya sekira pukul 10:11 Wita terjadinya sebuah kecelakaan mobil truk bak kayu dengan Nomor Pilisi DA 1502 AJ.

Kronoligisnya, tepatnya dijalan A. Yani Km. 4,500 Banjarmasin tiba-tiba ban depan sebelah kiri truk bak kayu meledak dan terlepas dari badan truk tersebut. Dan akhirnya ban truk tersebut terlempar sehingga mengenai pengendara motor disamping kiri arah ke luar Kota. 




Di ketahui pengendara motor tersebut ternyata salah satu aktvis LSM Kalsel, ujar salah satu security hotel BM mengatakan kepada wartawan sejumlah wartawan yang namanya minta tidak disebutkan.

“Itu pengedara motor naas tersebut sedang istirahat di pos securty hotel BM, ter lihat dan dapat kurasakan kaki sebelah kanan aktivis LSM itu seperti sangat sakit, begitu juga dengan keponakan aktivis yang berboncengan naik motor nya juga kakinya kelihatan cukup sakit, ini KTP dan surat lainnya milik sopir itu saya sita sementara,” tutur security tersebut, Senin (12/3/2018).

Terlihat security tersebut menyita KTP dan surat lainnya milik sopir truk tersebut, dikarenakan ban truk juga mengenai lampu tanda masuk hotel.

"KTP dan STNK truk itu saya sita dengan harapan sopir yang membawa muatan sangat berat itu supaya bertanggung jawab," ujar securty tersebut berujar kepada wartawan.

Diketahui Sudirman warga Jalan Nilam Raya I No. 11 Komp. Griya Permata RT. 010 RW. 003 Handil Bakti Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan, merupakan sopir truk bak kayu pengangkut sparepart milik PT Sumber Berlian Motors yang beralamat di jalan Ahmad Yani Kilometer 10 Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. 

Dan aktifitas LSM tersebut bernama Aspihani Ideris berboncengan bersama Heri Sandi Wahyuni yang merupakan keponakan dari tokoh LSM Kalsel itu tersebut.

Aspihani Ideris disaat ditemui wartawan mengatakan, kecelakaan ini bagian kecil dari ujian dan musibah yang Allah berikan kepada dirinya.

“Ya ini hanya sebagian kecil aja ujian dan musibah yanlg diberikan Allah kepadaku. Ya cukup sakitlah kaki sebelah kanan ini, begitu juga keponakan saya itu kakinya dipastikan cukup sakit. Insya Allah kami akan ke tukang pijat untuk membetulkan kaki kami yang mungkin keselio," ujarnya. 

Mengenai motor milik nya, Aspihani mengatakan bahwa selebor depan motornya pecah dan pelang bintang bagian depan motornya pilas sehingga jalannya seperti naik kuda.

“Ya kita aturlah secara kekeluargaan, Insya Allah pak Suparman berkenan membantu semampu beliau untuk membantu saya. Namun jika beliau tidak mampu ya saya ikhlaskan saja,” tutur dosen Fakultas Hukum UNISKA ini. (Red)

Jumat, 23 Februari 2018

Aspihani Idris : Makna Ziarah Kubur Muhammad Alvin Heriyawan Al Idris



Aspihani Idris dan Kastalani Idris Ziarah 
Ke Makam Muhammad Alvin Heriyawan Al Idris 

Ditulis Oleh : Sumarko, SE

Bagiku Ziarah Ke Makam Anakku Muhammad Alvin Heriyawan Al Idris setiap Jum'at merupakan sebuah kewajiban, karena tidak ada obat yang paling bermanfaat bagi hati yang kelam selain berziarah ke makam tersebut. Ini bukannya syirik, namun hatiku hanya sebatas kaidah-kaidah islami, bukan mengtuhankan makam anakda Muhammad Alvin Heriyawan Al Ideris  itu.

Sebenarnya tak lupa diriku setiap hari selalu mendo'akannya, dan apalagi Alhamdulillah tak ketinggalan juga do'a truntuk anakda tersayang Muhammad alvin diketika usai Shalat kulaksanakan. Namun dengan berziarah ke makam (kubur) anakku tersebut, diriku bisa dengan khusu mendo'akannya, dengan harapan agar anakku mendapatkan tempat yang layak, terlepas dari siksa kubur di ampuni dosa-dosanya serta berharap ridha Allah SWT dengan di masukannya kedalam Surga. Amin...

Karenanya fadhilat yang bisa kuambil dengan berziarah ke makam (kubur) anakku tersebut adalah, sehingga diriku sendiri dapat mengingat kematian itu pasti akan datang bila tiba waktunya, sehingga hal demikian akan menghambat diri kita berbuat maksiat, tentunya juga dengan berziarah itu bisa melembutkan hatiku yang kelam dan gundah, mengusir kesenangan terhadap dunia, membuat musibah yang kita alami terasa ringan dihati.

Dalam pengalaman hidupku ziarah ke makam (kubur) itu sangat dahsyat pengaruhnya untuk mencegah hitamnya hati dan Insya Allah dapat mengubur sebab-sebab datangnya dosa. Menurut ku tidak ada amalan yang sedahsyat ini pengaruhnya, namun tentu tidak boleh kita mengtuhankan makam /kubur itu sendiri, sehingga akan berdampak bisa membuat kita musyrik kepada Allah SWT.

Anakda Muhammad Alvin Heriyawan Al Idris di lahirkan di Sungai Lulut pada tanggal 2 September 1998 dan satu-satunya anak laki-laki yang kumiliki. Sejak tahun 2014 Almarhum Muhammad Alvin Heriyawan Al Idris selalu aktif dalam kegiatan sosial dan almarhum juga merupakan bagian dari LSM Lembaga Kerukunan Masyarakat Kalimantan (LEKEM KALIMANTAN) dan LSM Aliansi Jaringan Anak Kalimantan (AJAK). Kegiatan terakhir almarhum di LSM adalah ikut serta di garis terdepan alam sebuah aksi demontrasi tentang kelistrikan pada tanggal 13 Maret 2016 di halaman kantor PT. PLN Wilayah Kalsel dan Kalteng di Banjarbaru dengan mengatasnamakan "Aktivis Melawan Kadap".

Almarhum lah saat itu yang menggebu-gebu menyiapkan atribut dalam kegiatan demontrasi tersebut walaupun disaat itu almarhum sudah terlihat sakit. Walaupun almarhum disaat itu dalam keadaan kurang sehat badan, namun tidak mengurangi semangatnya dalam memperjuangkan aspirasi banua di Kalsel dan Kalteng agar senantiasa terhindar dari seringnya lampu listrik padam.

Pada tanggal 5 Mei 2016 tepatnya 27 Rajab 1417 Hijriyah, akhirnya almarhum berpulang kerahmatullah di kampung kelahirannya sendiri yakni di sebuah kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan dan almarhum di makamkan juga di kampung kelahirannya sendiri yaitu di samping kanan masjid "Khairullah" Sungai Lulut Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Propinsi Kalimantan Selatan.

Teringat diriku akan anakda Muhammad Alvin Heriyawan Al Idris disaat ia menjemput diriku di Bandara, saat dalam perjalanan pulang ke rumah berboncengan naik sepeda motor, tepatnya hari Jum'at (29/4/2016) Kami mampir di sebuah restaurant di hotel Amaris - Kertak Hanyar, saat itu waktu sekitar pukul 09:05 Wita. Disaat saya (Aspihani Idris) memesan minum, dan almarhum ku minta mesan makan dan minum, ia lantas menolaknya dan malahan hanya minum secangkir berdua sama saya, "Bah izin bah lah, kita minum secangkir berdua aja bah lah. Siapa tau ini yang terakhir bah ei," ucap Aspihani menguraikan kenangannya kepada penulis sampai meneteskan air matanya.

Selain itu almarhum panjang lebar berkata kepada sang ayah (Aspihani Idris). Sampai-sampai almarhum menyampaikan, "Abah ulun minta maaf dan minta ridho atas kelakukan dan tingkah laku ku yang kurang pantas sama abah selama ini. Alvin Taubat bah ei, Alvin mau jadi anak yang baik bah'ei," ucap Aspihani seraya mengingat ucapan almarhum dalam pertemuan terakhir nya. Almarhum tinggal di Sungai Lulut Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan ikut serumah dengan ibunda kandung nya sendiri.

Dan diketika malam Minggu (Ahad) / Sabtu malam, tepatnya tanggal 30 April 2016, sekitar pukul 21:00 Wita, almarhum sempat menghubungi ayahdanya (Aspihani Idris) lewat telepon dan berkata," Abah dimana posisi, Alvin jemput abahlah. Ini bah di Masjid Khairullah lagi acara peringatan Isra' Wal Mi'raj, banyak bah orang-orang menakuni (menanyakan) abah," ucap Aspihani. Ironisnya waktu itu hari terakhir mendengarkan suara almarhum. Setelah itu saya (Aspihani) tidak pernah lagi mendengar dan bertemu almarhum anakda Muhammad Alvin Heriyawan Al Idris.

Hari Rabu malam, tepatnya tanggal 4 Mei 2018 Masehi / 27 Rajab 1438 Hijriyah saya mendapat kabar bahwa anakda Muhammad Alvin Heriyawan Al Idris meninggal dunia karena almarhum saat itu memang dalam keadaan sakit dan sempat terjatuh dari tangga rumah tinggalnya. Menurut Informasi tetangga yang rumahnya berdempetan (berdekatan) dengan rumah almarhum, sebelum meninggal dunia almarhum sempat memasak buat makan malamnya, yakni memasak mie rebus. Setelah selesai memasak mie rebus almarhum langsung ke kamar mandi untuk mandi malam.

Selanjutnya disaat selesai mandi malam, sekitar pukul 00:00 lewat (tengah malam) Rabu 4 Mei 2016. Almarhum naik lewat tangga ke kamar atas dirumah tempat tinggalnya, dan di saat itu terdengar suara ada jatuh, bruk dengan suara keras, dan terdengar suara almarhum dengan berucap keras 'Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar Lailahaillah, Muhammadurrasulullah' dan setelah itu tidak ada suara lagi terdengar hingga besoknya baru di ketahui ternyata ia wafat, kata Aspihani Idris menirukan ucapan tetangga saat menceritakan kronologis kematian almarhum Muhammad Alvin Heriyawan Al Idris kepada penulis.

Begitu juga saat penulis konfirmasi kepada tetangga almarhum, ia membenarkan begitu kata-kata almarhum yang didengarnya sendiri. Bahkan menurut tetangga tersebut almarhum memiliki adab dan supan santun yang mulia terhadap kami, ucap tetangga tersebut, orangnya ramah tamah dan selalu menegur kami dengan lembut disaat lewat disisi Kami. "Semoga Allah memasukan almarhum Muhammad Alvin Heriyawan Al Idris kedalam Surga. Amin" tutur penulis.

Diketahui hasil investigasi penulis, Almarhum Muhammad Alvin Heriyawan Al Idris merupakan anak pertama dan satu-satunya anak laki-laki dari Aspihani Idris bin Tuan Guru Haji Muhammad Idris. Silsilah almarhum Muhammad Alvin Heriyawan Al Idris adalah bin Haji Aspihani bin Haji Muhammad Idris bin Haji Abdurrasyid (Tuan Guru Abdurrasyid) bin Kumau bin Habib Tukus bin Abdullah Assegaf bin Alwi bin Ali bin Abdurrahman Alwalid bin Ahmad bin Abdul Qadir bin Ali bin Umar bin Assegaf bin Muhammad sampai ke nasab Ali bin Abdurrahman Assegaf bin Muhammad Mauladdawilah bin Ali bin Alwi bin Muhammad Al-Faqih Al-Muqaddam hingga sampai ke nasab Ja’far Ash-Shadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Al-Awsat (Imam Ali Zainal ‘Abidin) bin Sayyidina Husein bin Ali bin Abi Thalib dan Sayyidah Fatimah Az-Zahra.

Subhanallah, Walhamdulillah Wala Ilahaillallah Wallahu Akbar...

Semoga hidayah Allah dan rahmat-Nya selalu tercurah untuk kita semua, Amin Ya Rabbal'alamin...

Dikutif dari suarakalimantan.com 

Jumat, 16 Februari 2018

Secara Misterius, Aktifis Kalsel Kembali Dianiaya



MEDIA PUBLIK – KALSEL. Terjadi lagi penganiayaan berat terhadap aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat di Kalimantan Selatan, sebelumnya dua orang aktivis LSM LEKEM KALIMANTAN, Aspihani Ideris mengalami luka cukup mematikan di punggung kirinya bawah di bacok orang yang tidak dikenal dan begitu juga dengan Abdul Kahar Muzakir mengalami kebutaan sebelah matanya akibat disiram dengan air keras oleh orang yang tidak dikenal juga.

Belum terungkap penganiayaan aktivis Lembga Kerukunan Masyarakat Kalimantan (LEKEM KALIMANTAN) tersebut, kini terulang kembali pada seorang aktivis Komite Aksi Penyelamat Kotabaru (KAPAK), Usman Pahero, terlihat dia terbaring lunglai dengan mengalami luka robek di kepala bagian belakang yang dideritanya sepanjang 16 centimeter dengan kedalaman 2 centimeter dan lebar 3 centimeter. Diketahui luka tersebut akibat bacokan senjata tajam berjenis parang oleh pelaku orang misterius, saat ini kurban langsung ditangani oleh dokter dan tim medis di ruang operasi Runah Sakit Sari Mulia Banjarmasin, Jum’at (16/2/2018) malam.

Terpantau oleh awak media ini, sejumlah aktivis LSM, akademisi dan jurnalis pun berdatangan ke rumah sakit yang terletak di Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin ini. Bahkan pula, tak ketinggalan terlihat Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond Junaidi Mahesa turut menjenguk aktivis tersebut, sebagai bentuk kepeduliannya sesama aktivis.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Indonesia (Walhi) Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono menyayangkan dan mengutuk atas terjadinya penganiayaan berat aktivis LSM Komite Aksi Penyelamat Kotabaru (KAPAK), Usman Pahero tersebut, “Kami mendesak agar Kapolda Kalsel dan Gubernur Kalsel harus segera turun tangan. Dalam waktu dan tempo sesingkat-singkatnya dan harus bisa menangkap pelaku dan membongkar motif di balik kejadian ini,” ucap Kisworo kepada wartawan.

Dia menegaskan negara harus menjamin keselamatan rakyat, terutama aktivis yang lagi menangani kasus kepentingan publik. “Jaminan keselamatan ini sangat dibutuhkan, terutama bagi aktivis yang vokal dan kritis. Sebab, hal-hal yang dikritisinya juga sangat rawan dan menjadi incaran kriminalisasi, terutama pihak-pihak atau orang-orang yang merasa terganggu dengan ulah nya tersebut,” cetus Kisworo.

Senada juga, Direktur Eksekutuf Lembaga Kerukunan Masyarakat Kalimantan (LEKEM KALIMANTAN) Aspihani Ideris diketika di konfirmasi via WAnya mengutuk keras adanya penganiayaan dari orang yang tidak bertanggung jawab terhadap aktivis LSM Kalsel, “Saya sangat prihatin terhadap musibah yang dialami saudara kita Usman tersebut. Dari itu saya meminta Kapolda Kalsel harus benar-benar turun tangan dalam penyelidikannya sehingga penanganan kasus ini diselidiki dengan serius dan tegas agar bisa diungkap pelaku penganiayaan aktivis Kalsel tersebut,” ujarnya dalam relesan via WA nya.

Menurut Aspihani, Kepolisian Kalsel harus dapat mengungkapnya, karena ini merupakan pencitraan lembaga penegak hukum yang selama ini instansi Kepolisian di Kalimantan Selatan sudah sangat memperihatinkan, “saya yakinlah Kapolda Kalsel saat ini seorang muslim dan taat beribadah serta seorang polisi yang pintar dalam mengungkapan kasus seperti itu, tidak seperti Kapolda terdahulu banyak bohongnya dan terkesan tutup mata, buktinya penganiayaan aktifis yang dulu belum bisa diungkap. Mudahan-mudahan saja kasus menimpa teman kita ini jangan sampai hukum tajam kebawah dan tumpul keatas,” kata Aspihani ungkapnya saat berada di Saudi Arabia melaksanakan Ibadah Umrah, Jum’at (16/2/2018).

Selain pengusutan tuntas kasus aktivis LSM KAPAK ini, Aspihani berharap kepolisan Kalsel bisa mengungkap perkara penganiayaan aktivis terdahulu termasuk penganiayaan terhadap dirinya sebagai aktivis dari LEKEM Kalimantan dan juga ia mengharapkan Kapolda juga diharap bisa mengungkap kasus penganiayaan terhadap beberapa rekan-rekan aktivis LSM lainnya yang sampai saat ini belum sama sekali bisa di ungkap dengan tuntas, papar dosen Fakultas Hukum UNISKA Banjarmasin ini.

Semoga saudara kita Usman Pahera cepat sembuh, kata Aspihani mendo’akan. Karena posisi saya masih di luar negeri, maaf tidak bisa membesuk dan tentunya saya hanya bisa mendo’akan, “Semoga beliau cepat sembuh dan bisa beraktifitas sebagaimana biasa lagi, sehingga bisa berjuang kembali untuk masyarakat dan banua kita tercinta ini,”. Sampaikan salam saya ke beliau dari Aspihani Ideris (Direktur Eksekutif Lembaga Kerukunan Masyarakat Kalimantan) ucapnya kepada wartawan.

Sementara itu, dikonfirmasi wartawan Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto membebarkan aksi pembacokan yang dilakoni orang misterius terhadap Ketua Komite Aksi Penyelamat Kotabaru (Kapak) Usman Pahero. Warga Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru ini dibacok oleh orang misterius, saat hendak sholat subuh ke Masjid As Salam, Jumat (16/2/2018) dinihari sekira pukul 05.00 Wita.

Menurut Kapolres Kotabaru, saat ini, pihaknya tengah melakukan penyelidikan serta pengejaran terhadap pelaku penganiayaan berat terhadap aktivis Kalsel ini. Ia juga memastikan, pihak Kepolisian saat ini tengah mendalami kasus yang dialami Usman Pahero tersebut. (TIM).


Selasa, 23 Januari 2018

Milad Ke-43 Tahun Aspihani bin Muhammad Idris




Tanpa ku sadari, tak terasa, hari terus berganti dan waktu terus berlalu hingga hari ini Selasa 23 Januari 2018 usia-Ku bertambah hingga menjadi 43 tahun. Namun bagiku menilai, bukan bertambah, malahan usiaku berkurang satu dan terasa diriku sudah mendekati kematian.

Namun sebagai seorang hamba Allah SWT, sepatutnya diruku mengucapkan “Alhamdulillah Wa Syukurilah kepada Allah SWT, karena atas rahman dan rahim-Nya aku masih bisa hidup dan diberi umur sampai dengan hari ini, Selasa 23 Januari 2018. Harapan demi harapan dan do’a demi do’a aku panjatkan di milad Ku yang ke-43 ini.

Diketahui tutus keturunannya adalah, Aspihani bin Haji Muhammad Idris bin Haji Abdurrasyid (Tuan Guru Abdurrasyid) bin Kumau bin Habib Tukus bin Abdullah Assegaf, sampai ke A’qiI bin Abdurrahman Assegaf bin Muhammad Mauladdawilah bin Ali bin Alwi bin Muhammad Al-Faqih Al-Muqaddam hingga sampai ke nasab Ja’far Ash-Shadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Al-Awsat (Imam Ali Zainal ‘Abidin) bin Sayyidina Husein bin Ali bin Abi Thalib dan Sayyidah Fatimah Az-Zahra.

Aku (Aspihani) dilahirkan oleh pasangan suami istri Haji Muhammad Idris dan Hajjah Rukiah. Kedua orang tuaku ini dikenal di khalayak umum seorang Guru Agama. Namun ayahku dimasa mudanya merupakan seorang pejuang kemerdekaan dan sempat memimpin pasukan yang bergelar dengan nama “Pasukan Gaib” di Barabai Hulu Sungai Tengah.

Kelahiranku, kata Aspihani tepatnya pada tanggal Masehi 23 Januari 1975, Kamis Respati dan tanggal Jawa pada 10 Suro 1907, Kemis Pahing serta Tanggal Hijriah pada 10 Muharram 1395 di sebuah desa yang namanya Desa Gudang Hirang, wilayah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Propinsi Kalimantan Selatan.

Di usiaku yang ke 43 tahun ini, aku berupaya untuk melakukan sebuah perubahan prilaku. Aku akan berupaya merubah dari sifatku yang negatif sehingga bisa hijrah ke sifat positif sebagaimana dalam sebuah Al-Qur’an Allah SWT berfirman yang artinya : “baginya (setiap manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya secara bergiliran di depan dan di belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tidak ada yang dapat menolaknya. Sekali-kali tidak ada pelindung bagi mereka selain dia.” (QS Ar Ra’d, Ayat 11).

Saya berupaya menyimak beberapa ayat lainnya di dalam kitab suci kita ummat islam, yakni Al Qur’an diantaranya : “Dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri.” (QS. An Nisaa, Ayat 79) dan juga “Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri….” (QS. Asy Syura, Ayat 30).

Disini, kita berupaya mencoba menafsirkan tentang itu, karena banyak orang-orang sukses dengan latar belakang yang serba kekurangan walaupun dalan latar belakang pendidikan atau pun faktor ekonomi yang tidak memadai. Namun latar belakang yang serba kekurangan dalam hal pendidikan atau pun ekonomi itu, malahan kedapannya mereka MAMPU merubah nasib hidup dikarenakan mereka MAU. Mau untuk belajar secara mandiri atau otodidak, berjuang, berusaha, berikhtiar secara berkesinambungan tanpa henti dan mau berkorban waktu, tenaga dan pikiran.

Hanya KEMAUAN-lah yang menjadikan seseorang itu memiliki KEMAMPUAN, “Ada Kemauan, Seribu Jalan, dan Tidak Ada Kemauan, Seribu Alasan”. Hal demikian tersirat dalam Firman Allah SWT di dalam Al Qur’an : ”Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.”(QS. An Najm, Ayat 39). Sehingga dengan kemauan itu adanya di dalam hati, otak dipastikan akan merespon kemauan yang ada di dalam hati itu sendiri dengan mencari dan menemukan solusi serta berbuat untuk mencapai cita-cita dan harapan yang akan dicapai nya.

Saya berharap dan berdo’a, semoga dengan bertambahnya usiaku ini serta dengan berkurangnya kesempatan hidupku di dunia ini yang fana ini. Aku berharap diberikan umur yang panjang, diberi kemudahan untuk beribadah kepada sang Pencipta, diberikan kekuatan untuk terus bisa berbenah diri, dan berusaha untuk bangkit dan bangkit dari semua perjalan hidupku yang kujalani ini.

Ucapan dan do’a darimu tentu akan menjadi kado spesial yang sangat berharga dalam sebuah perjalan hidupku kini. Saya merasa, ucapan ultah yang telah disampaikan seperti termaktub dibawah ini memiliki arti mendalam bagi diriku, selain sebagai bukti perhatianmu untuk saya sebagai sahabat, juga dapat menjadi perekat hubunganku dengan sahabat tersayang, yakni kalian semua.

Hal-hal kecil yang seringkali dianggap sepele oleh kebanyakan orang terkadang bisa membuat seseorang merasa lebih dihargai dan disayangi, itulah keistimewaan dari sebuah ungkapan yang tertuang dalam sebuah ucapan. Disaat saya dan rombongan LSM Lembaga Kerukunan Masyarakat Kalimantan (LEKEM KALIMANTAN) dalam perjalan pulang ke Banjarmasin dari Paringin Kabupaten Balangan, dantara ucapan itu datang dari berbagai kalangan berupa SMS masuk ke mobile saya dengan nomor 0811513022, diantaranya dari :

Tepat pukul 12:01 Wita masuk SMS dari anakda Vina Astalina Al Idris, berbunyi : “Happy milad abah ku sayang… barakallahu fi umrik. dilanjutkan SMS dari istri tercinta Normilawati SE masuk sekitar pukul 12:02, Selasa (23/1), “Met Ultah Papie sayang, bertambah umur papie, moga tambah usia dan diusia ke 43 tahun ini semakin membimbing ku ke arah kebaikan serta bertambah harmonis keluarga kita. Amin…”.

Tak ketinggalan, Bupati Tabalong Drs. H. Anang Syakhfiani, M.Sc juga mengucapkan, “Selamat Milad Ke 43 Tahun buat dinda, semoga tambah umur menjadikan keberkahan buat dinda, Salam buat keluarga dari kanda”. Juga salah satu tokoh Kalsel Ir. Anang Rosadi Adenansi, mengucapkan “SELAMAT ULTAH, SEMOGA DILIMPAHKAN REZEKI DAN DALAM KESEHATAN AAAMINNN.. WASS.” dilanjutkan tokoh pemuda Anshar NU Kalsel Abdul Aziez, S.Pd.I “_Selamat ultah dangsanak…Sehat dan sukses selalu…_”.

Tokoh LSM Kalsel, Fauzi Noor juga menguraikan ucapan Milad Ke 43 Tahun, yang berbunyi “KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN SELAMAT ULTAH YG KE 43 ATAS SAUDARA ASPI SEMOGA PANJANG UMUR MURAH REZEKI SERTA DISIHATKAN BADAN, PERBANYAK SEDEKAH. KARENA SEDEKAH ITU MENULAK BALA MUSIBAH DAN DIMUDAHKAN REZEKINYA AAMIN YARABBAL AALAMIN”. Dan juga Ketua IWO Kalsel, Anang Fadillah memberikan ucapan lewat SMS nya berbunyi “mat ultah sehat suksesselalu”. Juga dari rusmiatiagus17 dari berbunyi “Met panjang umur saudara ku semoga sehat badan dan mudahkan rezeki…. Amin”.

Emha juga mengucapkan dan mengingatkan dalam GROUP WA suarakalimantan.com, “Selamat bertambah usia dan juga semakin dekat lubang kubur mudahan semakin Arif dalam bertindak semakin banyak bersholawat amiiiin by sohib yg selalu mengingatkan”. Dilanjutkan dari Sulaiman Thalib, “Selamat milad ke-43 om Aspihani, smga panjang umur penuh berkah, bahagia & sejahtera dunia akhirat, aamiin.” Dan juga Tokoh LSM Kalsel Darma Jaya dengan ucapannya “HBD..sdrku Asfi..sehat n sukses selalu..mari sikapi hidup ini dgn bijak bertambah umur ..berarti berkurang jatah hidup kita didunia…semakin dekat kita akan menghadap sang pencipta….! Aamiin 3x yra..!”. Serta saudara Aslam dengan kalimat “Barakallah fi umrik.. dangsanak”.

SMS lainnya juga masuk dari tokoh LSM Kalsel lainnya Drs. Jumberi berbunyi “Moga sehat walafiat, panjang umur dan sukses selalu, amin…” dilanjutkan SMS Bendahara Umum Panitia Persiapan MUBES II Penuntutan Pemekaran Gambut Raya, Sapriansyah, S.Ag “Barakallah fi umrik….semoga panjang umur…sehat badan…murah dan banyak rizqynya serta sukses selalu”. Juga dari Ir. H. Ariffin Noor, MT SMS WA berbunyi “Selamat milad saudara kami aspihani ideris .. semoga selalu segar dan sehat wal afiat beserta seluruh keluarga .. Samawa ….panjang umur dlam kebajikan .. sukses dan lancar .. qabul segala hajat2 baik nya …..”

SMS via WA juga datang dari Bahar Siagian yang merupakan HRGA and Eksternal Relation Department Head PT Balangan Coal berbunyi: “Selamat ulang tahun Dangsanak..panjang umur, sehat selalu, sukses dalam hidup dan semakin berlimpah berkat anugerah.. Amiiiinnn..” serta masih banyak lagi kawan-kawan yang mengucapkan Selamat Ulang Tahun Ke 43 Tahun kepada diriku. Maaf saya tidak bisa menyebutkan satu persatu. Saya hanya bisa mengucapkan terimakasih banyak, semoga kalian semua yang mengucapkan tersebut diberikan keberkahan oleh Allah SWT. Amin…

Selain itupula saya mengucap kan maaf yang sedalam-dalamnya, seandainya saya pernah melakukan kesalahan terhadap diri kalian semua, baik yang disengaja, maupun tidak disengaja. Saya minta halal dan minta ridha dunia akhirat. Insya Allah saya bersama keluarga pada tanggal 5 Februari 2018 ini akan menunaikan ibadah Umrah ke tanah suci.

Wassalam

ASPIHANI bin IDRIS

Rabu, 17 Januari 2018

Kriminalisasi Pengusaha, DPR RI Akan Panggil Paksa Haji Isam








MEDIA PUBLIK - JAKARTA. Menyusul terbongkarnya sejumlah kasus pertanahan seperti di Mesuji, Bima NTB, Riau, Papua dan belakangan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Komisi III DPR RI yang membidangi masalah hukum dan HAM, dalam waktu dekat akan memanggil paksa seorang pengusaha asal Kalsel, bernama Andi Syamsuddin alias Haji Isam.

Pemanggilan ini terkait dengan berbagai kasus yang merugikan banyak pengusaha lain dan dugaan yang bersangkutan melakukan pelanggaran HAM berat dan melakukan kriminalisasi terhadap para pengusaha lemah.

Penegasan tersebut dikemukakan anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar, Nudirman Munir usai menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk “Konflik Lahan dan Kriminalisasi Investasi” di ruang wartawan gedung Nusantara I DPR, Senayan Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Bersama Nudirman, dalam diskusi tersebut juga hadir Pengamat Hukum Johnson Panjaitan, Ketua Kadin bidang Investasi M Solikin dan pakar Hukum Tatanegara dari Universitas Lambung Mangkutra, Profesor Hadin Muhdjad.

Menurut Nudirman, Komisi III sudah memanggil yang bersangkutan beberapa kali bulan lalu, setelah munculnya kasus penyerobotan aset investasi pengusaha asal Kalsel bernama Haji Jahrian, namun yang bersangkutan mangkir. “Kita memanggil lagi dalam waktu dekat ini. Jika tidak datang DPR akan memaksa,” tegasnya.

Dalam diskusi Nudirman mengungkapkan kegeramannya mengingat pengusaha Haji Isam seolah tidak tersentuh hukum. Hal ini diduga yang bersangkutan mempunyai backing yang kuat dari petinggi Polri, pengusasa daerah dan juga jaringan ke penguasa di pusat.

Johnson Panjaitan juga mengungkap apa dan siapa Haji Isam yang disebutnya sebagai salah satu "pengusaha hitam" yang sangat berpengaruh di Kalsel dan Kalteng. Sepakterjangnya sangat dikenal pengusaha pertambangan dan ditakuti oleh banyak kalangan.

“Dia masih muda, di bawah saya usianya. Tapi pengaruhnya luar biasa. Dia sebelumnya diback up penuh oleh mantan Kapolri BHD (Bambang Hendarso Danuri). Saya rasanya juga sangat sulit membongkar sepakterjangnya,” kata Johnson.

Oleh karena itu, dia menyarankan rakyat dan insan media untuk berani mengungkap sepakterjang Haji Isam yang merugikan pengusaha lain dan juga pelanggaran HAM yang dilakukannya. Cara yang efektif adalah membenturkannya dengan kepentingan rakyat banyak. “Kalau rakyat berani jangan kan Haji Isam, penguasa yang zalim pun akan bisa tumbang,” kata Johnson.

Dalam diskusi yang sama, pelaku usaha asal Kalsel yang juga Ketua Kadin Pusat, Drs M Solikin M.Kn menambahkan nama Haji Isam sudah terkenal di Kalsel karena jaringan usaha tambangnya dan juga kelakuannya yang sering kali membuat kriminalisasi terhadap pengusaha lain.

“Kedekatannya dengan petinggi Polri di daerah dan Pusat dan kemampuannya menggelontorkan banyak uang untuk pejabat daerah memudahkannya mengambil aset pengusaha lain. Caranya pengusaha dituduh melakukan korupsi dan dia bekerjasama dengan aparat kepolisian, kejaksaan, akhirnya berhasil mengambil aset pengusaha lain,” katanya.

Selain itu, Solikin juga mengungkap kiprah Haji Isam yang melakukan penguasaan atas sembilan desa di daerah Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel, dengan berbekal izin pinjam pakai. Tetapi rakyat di wilayah itu tidak diberikan ganti rugi, dan rakyat tidak bisa melakukan apa-apa karena takut.
Sedangkan Profesor Hadin mengakui catatan hitam Haji Isam karena terkait dengan konflik penafsiran regulasi dan keberpihakan aparat di daerah kepada Haji Isam.

“Selama Haji Isam ‘menguasai’ pejabat dan penegak hukum maka yang bersangkutan akan terus merajalela di Kalimantan,” katanya. (Red)