Rabu, 15 Desember 2010

Kelamin Wanita

Oleh : Erna Hidayati, S.Kes
Media Publik. ALAT kelamin wanita (perempuan), sering disebut vagina, adalah suatu benda yang berbentuk “selongsong” yang tersembunyi di dalam tubuh. Kata 'Vagina" berasal dari bahasa latin yang artinya "sarung pedang".

Kalau istilah bahasa Indonesia penyebutan si pernik selangkangan perempuan adalah disebut PEPEK (Kelamin Perempuan).

Organ intim ini diawali dengan lubang masuk yang berbentuk bingkai dan terdiri atas dua lapis, dari tempat inilah sel bibit laki-laki masuk,dan tentu saja tempat ini juga merupakan tempat keluar dari hasil pembuahan setelah disimpan selama sembilan bulan dalam perut wanita.

Bibir besar merupakan bingkai yang ada di bagian luar dan berbentuk dua bibir yang tebal dan lunak, serta sering ditumbuhi bulu-bulu lebat. Bagian ini biasa disebut labia mayora. Labia mayora berfungsi sebagai bantalan pelindung dari benturan-benturan luar, bentuknya tampak gemuk penuh lemak tebal di bawah kulit. Rambut tebal di daerah ini memang tidak jelas fungsinya, bahkan ada fase “tren”wanita senang mencukur atau mencabut bulu-bulu ini.

Namun, ada juga yang berpikiran,rambut tersebut sebagai daya tarik hingga organ tersebut tampak indah menarik dan sensual bagi pasangan. Adapun di bagian dalamnya, ada dua bibir lunak lagi yang juga terdiri atas dua bagian dan biasanya tidak berambut yang sering disebut Labia minora.

Bibir ini biasanya lebih tipis dibandingkan labia mayora, dan berfungsi sebagai penutup lubang vagina layaknya pintu yang bisa menutup keluar dan ke dalam. Pada tiap wanita panjang dari labia minora ini berbeda-beda,ada yang panjang ada yang pendek sekali. Ada sebentuk organ yang terletak tepat di atas lubang kencing yang juga bisa berereksi karena banyak mempunyai pembuluh- pembuluh kapiler.

Benda ini disebut klitoris atau kelentit yang sebenarnya bentuk dan fungsinya hampir sama dengan penis pada laki-laki,yang bentuknya pada umumnya kecil memanjang seperti biji kacang. Klitoris ini sangat sensitif karena juga merupakan berkumpulnya ujung-ujung saraf sensoris. Sentuhan dan rabaan yang berbentuk rangsangan dapat membuatnya ereksi dan mengirim sinyal ke otot di sekitar vagina untuk berkontraksi dalam prosesnya menuju suatu puncak kenikmatan (orgasme clitoral).

Di antara labia minoraitulah ada lubang yang biasa disebut vagina, bentuknya seperti lorong yang memanjang ke dalam, sedang kedalamannya sangatlah bervariasi. Di sekitar liang vagina ini, ada dua buah kelenjar yang bermuara di sini,yaitu kelenjar bartholini dan kelenjar skene.

Kedua kelenjar itu menghasilkan suatu cairan bening yang tujuannya sebagai pelumas sehingga memudahkan saat penis akan masuk ke dalam vagina.Produksi dari kelenjar-kelenjar ini akan makin meningkat saat si wanita terangsang, baik karena bercumbu maupun karena adanya rangsangan saraf dari otak yang mengalami aktivasi akibat dipacu oleh rangsangan sentuhan atau elusan di sekitar daerah erogen si wanita.

Daerah Erogen
Daerah erogen adalah daerah yang sangat sensitif dan penuh dengan saraf perasa. Bila daerah erogen dirangsang akan dengan cepat meningkatkan keinginan seksual si wanita.

Daerah erogen pada setiap wanita juga berbeda- beda, tapi umumnya ada terletak di sekitar bibir, telinga bagian belak a n g , leher, buah dada, paha terutama bagian dalam, punggung bagian bawah dan tentu saja sekitar alat kelamin. Klitoris merupakan pusat dari bagian tubuh yang erogen.

Saat seorang wanita dicumbu, cairan di sekitar vagina akan meningkat dan menyebabkan vagina basah, cairan yang dikeluarkan oleh kelenjar bartholin dan skene ini bertujuan untuk persiapan saat penis akan memasuki vagina. Lalu berikutnya vagina akan mulai memanjang dan mengembang karena mempersiapkan diri untuk dimasuki (penetrasi) oleh penis lelaki.

Sebesar atau sepanjang apa pun penis lelaki akan dapat diterima oleh vagina wanita karena vagina mempunyai dinding yang berlipat lipat sehingga bisa menyesuaikan diri.Namun hal ini bisa terjadi kalau secara psikologis tak ada penolakan dari si wanita sehingga kondisinya menjadi rileks dan tidak tegang. Kalau kondisi tegang yang terjadi akan berakibat sebaliknya.

Vagina akan mengerut dan menyempit sehingga kadang satu jari pun akan sulit untuk memasukinya. Keadaan seperti ini yang terjadi terus-menerus disebut disfungsi seksual pada wanita atau sering disebut sebagai vaginismus. Sering wanita yang pertama kali melakukan hubungan seksual mengalami keadaan ini sehingga dia merasa tidak nyaman dan akan merasa nyeri saat penetrasi.Namun, keadaan ini biasanya hanya bersifat sementara . Itulah pentingnya mempelajari atau belajar sex education bagi pasangan pengantin baru agar hal ini tidak terjadi terhadap mereka.

Cairan Vagina
Kita tahu, rahim itu mempunyai peranan penting dalam mendatangkan haid, tapi di luar itu vagina pun se-benarnya mengeluarkan cairan- cairan khas dan itu adalah normal, dan ada beberapa bentuk yang bisa dihasilkan. Bagian dari leher rahim pada masa di antara menstruasi seorang wanita selalu mengeluarkan cairan yang agak bening yang berbentuk agak berlendir.

Adapun vagina sendiri juga dindingdindingnya mengeluarkan cairan yang merembes keluar dari pori-pori dindingnya. Umumnya, jumlahnya tidaklah banyak pada keadaan biasa, tetapi pada keadaan tertentu, misalnya pada saat kehamilan atau si wanita mengalami gangguan emosional akan bertambah banyak cairan yang dikeluarkan. Begitu juga saat wanita mengalami rangsangan seksual yang memadai.

Selain dari cairan-cairan yang dikeluarkan di atas, vagina wanita juga masih mempunyai kemungkinan mengeluarkan cairan yang disebabkan oleh kelenjar bartholini yang ada di sekitar mulut vagina,yang sangat mudah terangsang saat terjadinya aktivitas seksual. Cairan yang dikeluarkan oleh kelenjar ini, biasanya bentuknya transparan atau kadang mirip seperti susu dengan sedikit bau yang khas.
Terkadang cairan ini juga tidak berbau, bila dipegang akan terasa licin dan bila mengering agak sedikit berwarna kekuningan. Cairan inilah yang berguna untuk menjaga dan menghindari vagina dari keadaan yang kering yang bisa memudahkan terjadinya infeksi baik oleh bakteri,jamur,maupun virus.

Tanda Adanya Infeksi
Bila terjadi gangguan pada vagina,yang bisa terlihat bukanlah dari banyaknya cairan yang keluar dari vagina,tetapi dapat segera diketahui dari adanya iritasi yang terjadi.Bau yang terasa tidak enak bahkan cenderung busuk dan menyengat, atau terlihat adanya warna yang tidak biasanya. Bila ada iritasi, biasanya akan disertai dengan adanya rasa gatal dan adanya tanda-tanda radang seperti bengkak, memerah pada vagina atau vulva atau juga di sekitar alat kelamin termasuk paha atas.
Bagaimana Infeksi Terjadi?

Hal-hal yang bisa saja menyebabkan keadaan seperti di atas sehingga vagina mengeluarkan cairan yang berlebihan dan tidak normal seperti: Adanya benda asing yang tertinggal, baik disengaja atau tidak disengaja seperti misalnya sisa pembalut, tampon, atau alat kontrasepsi yang tidak dipersiapkan dengan baik.

Benda-benda ini akan menyebabkan vagina akan mengeluarkan cairan yang sangat berlebihan dan biasanya disertai bau yang sangat keras.Keadaan seperti ini baru bisa diatasi kalau penyebabnya sudah dikeluarkan dan vagina dicuci bersih. Terjadinya keadaan iritasi akibat pemakaian zat-zat kimia seperti desinfektan yang ada dalam bak mandi, deodoran vagina,kontrasepsi yang berbentuk cairan atau jelly dan juga berbagai jenis sabun.

Biasanya juga setelah penyebab dihilangkan, keadaan ini tidak akan segera menghilang begitu saja. Terjadinya kematian pada sel-sel di sekitar vagina akibat menopause. Adanya erosi atau pengikisan yang terjadi pada leher rahim karena hubungan seksual yang berlebihan. Akibat adanya infeksi yang disebabkan bakteri, atau karena tumbuh jamur atau akibat infeksi lainnya.***

Selasa, 14 Desember 2010

Beruang Madu Diujung Tanduk

MEDIA PUBLIK, Balikpapan 14 Desember 2010. Peneliti asal Ceko, Stanislav Lhota, M.sc, Ph.D memberi kabar mengejutkan bagi kota Balikpapan. Selama beberapa tahun penelitiannya di Hutan Lindung Sungai Wain dan Pesisir Teluk Balikpapan, dirinya memberi sinyal mengkhawatirkan bagi spesies yang terancam punah. Salah satunya adalah maskot kota Balikpapan adalah hewan Beruang Madu.

Dari data yang menjadi pegangan Stanis adalah IUCN Red List mencatat sebanyak 8 jenis mamalia yang ditemukan di Balikpapan terancam punah (Endangered) secara global, seperti Bekantan (Nasalis larvatus), Uwa-uwa Kalimantan (Hylobates muelleri), Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus), Trenggiling (Manis javanica), Musang Air Bennet (Cynogale bennettii), Berang-berang Sumatera (Lutra sumatrana), Kucing Tandang (Prionailurus planiceps) dan Kucing Merah (Pardofelis badia). Selain itu, terdapat 17 spesies yang termasuk kategori rentan (Vulnerable). Seperti Beruang Madu (Helarctos malayanus), yang merupakan satwa maskot Balikpapan, dan juga Binturong (Artictis binturong), Macan Dahan (Neofelis diardii), Kucing Batu (Pardofelis marmorata), Pesut (Orcaela brevirostris) dan Duyung (Dugong dugon).

Stanis menganggap keanekaragaman mamalia dan binatang lain di Balikpapan berada di bawah ancaman yang serius. Salah satu ancaman ini adalah fragmentasi ekosistem. Setiap tahun hutan yang tersisa masih saja di jarah dan diisolasikan dari fragment-fragment hutan lain sehingga menyebabkan binatang tidak bisa bergerak di antara fragment-fragment itu yang dapat menambah risiko kepunahan lokal“.

Stanis menyebutkan satu spesies mamalia yang telah punah di Balikpapan adalah banteng (Bos javanicus) dan tidak menutup kemungkinan spesies yang lainnya bisa ikut punah. Tetapi pria asal Ceko ini masih bersyukur setelah melihat dua ekosistem utama yaitu hutan Lindung Sungai Wain dan pesisir Teluk Balikpapan belum diisolasikan.

Masih ada biokoridor (jalan hijau) seluas 5.656 hektar di antara hutan lindung dan pesisir, melalui DAS (Daerah Aliran Sungai) Selok Puda, Sungai Tengah, Berenga, Tempadung, Baruangin dan Kemantis. „Tetapi koridor ini perlu dilindungi jika semua itu ingin diselamatkan dari ancaman kepunahan,“ tegasnya.

Stanis menilai anncaman utama untuk biokoridor (jalur hijau) ini adalah perencanaan membuat jalan penghubungan ke Jembatan Pulau Balang yang melewati perbatasan barat Hutan Lindung Sungai Wain dan pesisir barat Balikpapan. Jalan ini akan memotong semua koridor yang masih tersisa dan akan membuka akses untuk bermacam-macam aktivitas yang nantinya akan merusak hutan dan pesisir, termasuk illegal logging, kebakaran hutan dan pemburuan. „Ini akan sangat membahayakan reputasi Kalimantan Timur sebagai provinsi hijau (Green Province). Tetapi bencana ini bisa dihindari dengan cara pembuatan jembatan alternatif dari Tanjung Batu ke Gunung Seteleng, agar jalan penghubungnya tidak perlu dibangun melalui sepanjang perbatasan Hutan Lindung Sungai Wain dan pesisir barat Balikpapan,” katanya.

Dengan alternatif itu, keanekaragaman satwa kota Balikpapan yang di kenal unik di seluruh dunia menjadi bisa diselamatkan. Balikpapan menurutnya adalah kota yang sangat unik di dunia karena kekayaan jenis satwa dan tanamam liar yang masih terdapat di dalam wilayah administratifnya. Hal ini ditunjukkan oleh jumlah spesies mamalia yang telah ditemukan oleh beberapa peneliti dari Indonesia dan dari negara luar. Sampai saat ini, sebanyak 94 spesies mamalia sudah terdaftar di Balikpapan. Tetapi sangat mungkin jumlah ini akan bertambah menjadi lebih dari 100 spesies setelah dilakukan penelitian lengkap tentang mamalia kecil seperti tikus, curut atau kelelawar. Namun, jumlah spesies mamalia kecil masih belum dapat di pastikan.
Terdapat 29 spesies mamalia yang ditemukan di Balikpapan dan dilindungi di Indonesia sesuai dengan PP No. 7 tahun 1999. Sebanyak 83 spesies dari 94 spesies mamalia yang diketahui di Balikpapan, kebanyakan ditemukan di Hutan Lindung Sungai Wain. “Namun sampai saat ini ada juga 11 spesies yang hanya dapat dilihat di luar area yang dilindungi seperti empat spesies mamalia laut yakni duyung, pesut, lumba-lumba hidung botol dan lumba-lumba tanpa sirip pungung,” ujarnya. (Abau, 14/12)

Kesenjangan Pembangunan Picu Ancaman Militer

MEDIA PUBLIK – PONTIANAK . Wakil Presiden Boediono meninjau Pos Pengamanan Laut TNI AL di Se Panjang Pulau Sebatik.

Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Geerhan Lantara, mengkhawatirkan, bila pembangunan kawasan perbatasan negara Republik Indonesia (Entikong/Kalimantan Barat), tak diakselarasi dengan pembangunan perbatasan Malaysia (Serawak) akan menimbulkan kesenjangan ekonomi antarpenduduk kedua negara. Kesenjangan ekonomi dan budaya membawa dampak pada ancaman nirmiliter.

"Akselarasi pembangunan harus dilakukan seimbang. Jika tidak dilakukan, kita akan tertinggal dalam tinkat ekonomi dan tentunya berpengaruh terhadap psikologis masyarakat kita yang tinggal di kawasan perbatasan dua negara, seperti di kawasan perbatasan Kalimantan," ujar Geerhan saat menerima audiensi wartawan dari Jakarta di Markas Kodam XII/Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (14/12).

Turut hadir, Kepala Pusat Komunikasi dan Publik Kementerian Pertahanan Brigjen TNI I Wayan Midhio.

Nirmiliter, seperti sosial budaya, ekonomi, teknologi dan ideologi merupakan ancaman paling dikhawatirkan pemerintah. Warga perbatasan Indonesia lebih gampang mendapatkan akses informasi dari negara Malaysia.

"Administrasi kependudukan warga kita adalah WNI. Namun, interaksi dan pemenuhan kebutuhan keseharian penduduk kita lebih cenderung ke negara tetangga. Selain itu, akses informasi yang mereka lebih banyak dari negara tetangga," ujarnya.

Meski demikian, Geerhan menyakini nasionalisme penduduk Indonesia yang tinggal di kawasan perbatasan negara RI-Malaysia tidak luntur oleh iming-iming ekonomi.

Menurut dia, kesenjangan ekonomi dan psikologis kehidupan masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia dan Malaysia baru akan terlihat konkrit dalam jangka waktu lima tahun ke depan.

Sekarang ini, Malaysia gencar membangun sarana dan prasarana serta infrastruktur di kawasan perbatasan.

Sebaliknya, menurut mantan Panglima Divisi Infanteri II Kostrad ini, pembangunan perbatasan di Indonesia belum konkrit karena insinkronisasi peraturan daerah dengan peraturan pemerintah pusat maupun undang-undang.

"Putra-putra daerah dan tak kalah cerdas dibandingkan dengan saudara kita dari negara tetangga. Sayangnya, kecerdasan anak bangsa belum diimplementasikan total dalam kerangka pembangunan nasional untuk kawasan perbatasan," ujar Geerhan.

Ia tak menampik realita kesenjangan penduduk di kawasan perbatasan Malaysia dan Indonesia. Penduduk Indonesia cenderung melaksanakan kegiatan ekonomi di negara tetangga serumpun itu. "Sekarang sudah terlihat jelas kesenjangan itu," ujar Geerhan.

Ia menambahkan, mata uang Malaysia, ringgit lebih bergengsi dari rupiah. Di Malaysia, nilai tukar rupiah tidak diterima. Sebaliknya, warga Indonesia yang tinggal di perbatasan Indonesaia menggunakan nilai transaksi ringgit.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalimantan Barat Fathan A Rasyid menyatakan, sinergitas TNI dan Pemerintah Daerah Kalimantan Barat berupaya mewujudkan pembangunan di daerah perbatasan masih terbentur pada kebijakan pemerintah pusat dan undang-undang.

"Perlu ada kebijakan atau regulasi khusus untuk pembanguna perbatasan," ujarnya. (Dayat/Ayef S 14/12)

Kedatangan SBY Di Surabaya Di Sambut Dengan Aksi Demo

MEDIA PUBLIK – SURABAYA. Kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Surabaya disambut aksi demo sekelompok mahasiswa. Aksi ini sempat diwarnai kericuhan pendemo dengan aparat kepolisian.

Ratusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) wilayah Teritori VI dan Gerakan Masyarakat Penegak Amanat Reformasi (GEMPAR) menggelar demonstrasi di Institut Teknologi 10 November (ITS) Surabaya, tempat Presiden akan memberikan kuliah umum. Aksi demo juga berlangsung di depan kampus Universitas Airlangga Surabaya.

Aksi demo di kampus Unair berakhir ricuh setelah sekelompok mahasiswa dan aktivis dari GEMPAR dihalau oleh polisi yang mengakibatkan pelemparan batu kepolisi. Dalam aksi ini, tiga mahasiwa diamankan polisi karena terlibat baku pukul dengan kepolisian. Kericuhan ini terjadi saat kepolisian menghalau kelompok mahasiswa gabungan BEM se-Surabaya dan Gerakan Masyarakat Penegak Amanat Reformasi (GEMPAR) yang mencoba memaksa masuk kampus.
Gerakan Masyarakat Penegak Amanat Reformasi (GEMPAR) ini kepengurusannya juga terdiri dari mahasiswa dan lahir di kalangan mahasiswa disebuah perguruan swasta di Surabaya.

Sementara di kampus ITS, barisan mahasiswa paling depan juga memaksa masuk dengan mendorong barikade polisi.

Dalam aksinya ratusan mahasiswa dan aktivis Gerakan Masyarakat Penegak Amanat Reformasi (GEMPAR) juga menyanyikan lagu grup Palang Merah Remaja (PMR). Namun, liriknya dipelesetkan menjadi: 'Pak ayo pak ayo main dorong-dorongan. Daripada dorong beneran pikiran pusing tidak karuan. Belum didorong, kok bapak dorong duluan'.

Humas BEM-SI Teritori VI, Dalu Nuzlul Kirom mengatakan aksi mahasiswa yang digelar itu menuntut untuk bertemu langsung dengan SBY. Mereka akan menyampaikan enam tuntutan yang diberi nama 'Nampan Mahasiswa'. "Nampan mahasiswa merupakan kepanjangan Enam Harapan Mahasiswa," katanya.

Selama 3 hari kunjungan kerjanya di Provinsi Jawa Timur, Presiden yang didampingi 14 menteri akan berkantor di Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo Surabaya.

Kepala Humas dan Protokoler Pemprov Jatim, Gunarto menjelaskan Presiden akan berdialog dengan 300 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang diundang secara khusus ke Gedung Grahadi, hari ini.

Selanjutnya, pukul 14.00 WIB hari ini SBY dijadwalkan akan mengunjungi perusahaan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) PT Perwita Nusaraya di kawasan Krian, Sidoarjo. (Team)

Senin, 13 Desember 2010

PELANTIKAN SULTAN BANJAR

MEDIA PUBLIK - MARTAPURA, -Bupati Banjar Raja Muda Pangeran Khairul Saleh, Minggu (12/12), dinobatkan menjadi Raja Muda Kesultanan Banjar. Ia menjadi raja muda pertama setelah hampir 100 tahun Kesultanan Banjar mengalami pasang surut seiring dihapuskannya kesultanan oleh Belanda tahun 1915 (perang Banjar-Barito berakhir).

Selama ini tidak ada raja, pangeran, dan unsur-unsur Keraton Banjar yang lain. Yang ada hanya sebutan gelar oleh masyarakat terhadap orang-orang yang masih memiliki garis keturunan (zuriyat) kesultanan. Para zuriyat ini menekuni berbagai profesi, mulai dari pejabat publik hingga pengusaha.

Acara penobatan yang dirangkai dengan penganugerahan gelar pangeran dan gelar budaya tersebut dihadiri raja dan sultan dari sedikitnya 23 keraton di Nusantara. Turut hadir tokoh dan ulama besar, pemerintah daerah, serta Staf Ahli Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Bidang Pranata Sosial Surya Yoga. Kegiatan berlangsung di Mahligai Sultan Adam, Martapura.

Pangeran H Chairiansjah, salah seorang bangsawan Banjar sekaligus ketua panitia, mengatakan, penobatan raja muda dan penganugerahan gelar pangeran ini lebih kepada budaya. Kegiatan ini sebagai wujud penghargaan terhadap nilai-nilai warisan budaya kesultanan tempo dulu dalam membangun sistem sosial masyarakat Banjar yang islami.

”Dalam konteks sekarang, upaya memangku adat seperti ini merupakan sarana melestarikan kearifan budaya lokal sebagai salah satu sumber budaya nasional. Jadi, tidak ada unsur politiknya,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Gubernur Kalsel Rudy Arifin—yang pada saat bersamaan dianugerahi penghargaan sebagai Pelestari Budaya oleh Yayasan Pakubuwono XII. Menurut Rudy, munculnya kembali Kesultanan Banjar lengkap dengan strukturnya jangan terlalu dipertentangkan atau dikaitkan dengan kepentingan lain. ”Mari berpikir positif, bangkitnya Kesultanan Banjar adalah upaya kita bersama menghidupkan dan mengembangkan kebudayaan,” kata Rudy.

Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara Sri Susuhunan Paku Buwono XIII (PB XIII) Tedjowulan kepada pers mengatakan, penobatan ini bukan sebagai tonggak membentuk sistem monarki di daerah-daerah. Menurut dia, tak ada niatan untuk membentuk suatu negara di dalam negara, posisi raja muda lebih sebagai pemangku adat.

Ia mengakui, banyak kerajaan di Nusantara yang sejak proses kemerdekaan sampai saat ini tidak terperhatikan, tidak terurus, dan ditinggalkan. ”Nah, ini waktu yang tepat untuk memberikan pemahaman kepada rakyat agar budaya di Nusantara menjadi satu kesatuan di dalam NKRI. Jadi, tidak ada mau membentuk monarki dalam demokrasi,” tuturnya.


Pinya, namun Khairul Saleh akan dilantik dengan nama berbeda dibanding lima tahun sebelumnya. Jika pada periode pertama pemerintahannya ia menggunakan nama H. Gusti Khairul Saleh, maka pada periode kedua ini, nama resminya menjadi Pangeran H. Khairul Saleh. Hal ini menyusul terpilihnya dia sebagai Raja Muda Banjar pada Musyawarah Tinggi Adat Kesultanan Banjar di Hotel Arum Banjarmasin, 24 Juli 2010. Ia dianugerahi gelar Pangeran oleh pemangku adat yang berasal dari 13 kabupaten/kota di Kalsel.



Pangeran Haji Khairul Saleh (sebelumnya bergelar Haji Gusti Khairul Saleh – lahir di Tabalong, 5 Januari 1964; umur 46 tahun) adalah bupati Banjar saat ini. Ia menjabat sebagai Bupati Banjar sejak tahun 2005 (berpasangan dengan Hatim Salman) setelah memenangkan pilkada Banjar tahun itu dan menjabat selama 5 tahun Kemudian, Khairul Saleh mencalonkan kembali menjadi Bupati Banjar dan berpasangan dengan Fauzan Saleh dalam Pilkada Banjar 2010. Khairul terpilih kembali menjadi Bupati Banjar untuk masa jabatan 2010-2015.

                                                                         
Meski dilantik sebagai Bupati Banjar untuk kedua kalinya, namun Khairul Saleh akan dilantik dengan nama berbeda dibanding lima tahun sebelumnya. Jika pada periode pertama pemerintahannya ia menggunakan nama H. Gusti Khairul Saleh, maka pada periode kedua ini, nama resminya menjadi Pangeran H. Khairul Saleh. Hal ini menyusul terpilihnya dia sebagai Raja Muda Banjar pada Musyawarah Tinggi Adat Kesultanan Banjar di Hotel Arum Banjarmasin, 24 Juli 2010. Ia dianugerahi gelar Pangeran oleh pemangku adat yang berasal dari 13 kabupaten/kota di Kalsel.

Pangeran Haji Khairul Saleh memiliki satu istri yaitu Dra. Hj. Raudhatul Jannah, M.Si dan dua orang anak, laki-laki satu orang dan perempuan satu orang yaitu Gusti Dhia Hidayat dan Gusti Dhia Karima. (TIM)
 

Jumat, 10 Desember 2010

UANG TAK WAJAR DITEMUKAN BPK

Badrul,.. Aparat Hukum Wajib Tindaklanjuti!!!
MEDIA PUBLIK - Palangkaraya, Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kalimantan Tengah menemukan uang yang sangat tidak wajar peruntukannya senilai Rp. 5,2 miliar. Hal ini diungkapkan oleh kepala BPK Pusat, DR Rizali Jalil, saat menghadiri serah terima jabatan Kepala BPK perwakilan Palangkaraya, Erwin yang di gantikan oleh Maman Abdurrahman, SE, MM, kemaren di Aula Batang Garing Palangkaraya.

Rizal mengatakan, "Temuan dana yang memiliki persepsi tidak wajar dalam penggunaannya itu, di antaranya bantuan social di tahun 2009 lalu oleh Pemerintah Kota Palangkaraya sebesar Rp. 6,7 miliar. Dari angka nominal tersebut baru ditindaklanjuti sebesar Rp. 3,6 miliar, kita berharap dalam waktu singkat bisa segera dituntaskan," akunya.

"Adapun masalah utama dalam pengelolaan keuangan di Provinsi Kalimantan Tengah adalah penyalahgunaan keuangan yang tidak sesuai dengan penganggaran, termasuk masalah administrasinya yang kurang beres".

Selama kepemimpinan Kepala BPK yang lalu, Erwin permasalahan keuangan yang dapat ditangani hanya mencapai 48 % lebih. Dan untuk menindaklanjuti sisa temuan yang tidak wajar tersebut merupakan tugas pejabat kepala BPK perwakilan Kalteng yang baru dilantik, imbuhnya.

Wakil Direktur Eksekutif (LEKEM KALIMANTAN) Badrul Ain Sanusi Al Afif, SH, MS, MH menanggapi ketika diminta tanggapannya oleh wartawan Suara Kalimantan, saya rasa kalau memang hal tersebut sudah ditemukan jelas adanya penggunaan anggaran tidak wajar, maka hal tersebut bagi aparat hokum wajib menindaklanjuti, tegasnya. Apapun namanya setiap penggunaan uang Negara yang sifatnya merugikan Negara maka hal tersebut dikatagorekan sesuatu yang melanggar hokum dan wajib kasusnya diusut sesuai hokum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Kastal, 10/12)

Selasa, 07 Desember 2010

KADER PAN TERBAIK PINDAH PARPOL

Media Publik - Banjarmasin. Banyaknya kader dan tokoh-tokoh Partai Amanat Nasional (PAN) di Kalimantan Selatan berpindah ke partai besar di akibatkan terjadinya ketidakharmonisan di internal PAN Kalsel itu sendiri, ujar Aspihani Ideris.

Diantara kader/ tokoh-tokoh PAN itu yang pindah ke parpol lain adalah H Yudhi Wahyuni, M Nahwan SA, Ferry Fernanda dan lain-lain.

Aspihani Ideris yang juga seorang deklarator Partai Amanat Nasional Kalimantan Selatan ini menuturkan apabila tidak adanya penataan manajemen internal di tubuh PAN Kalsel itu sendiri walaupun yang memimpin PAN Kalsel akan datang ini seorang yang kuat, maka tidak menutup kemungkinan nantinya para kader-kader PAN di Kalsel lainnya akan mengikuti jejak rekan mereka itu.

Saya berharap siapapun yang memimpin DPW PAN Kalsel akan datang ini untuk benar-benar bisa mengayumi kader-kader PAN terbaik agar mereka benar-benar betah untuk berjuang dibawah partai berlambang matahari terbit ini, pungkas Aspihani.

Senada dengan Sadzali Arsyad Abdis mengungkapkan bahwa ketidak harmonisan ditubuh DPW PAN Kalsel ini dikarenakan adanya kubu-kubuan di internal kepengurusan itu sendiri, ujarnya.

Gimana mau lantang membela rakyat kalau ditubuh PAN itu sendiri masih rusak manajemennya, kata mantan vokalis Fraksi PAN DPRD Kalsel ini.

"Sangat di sesalkan sekali mengapa ditubuh kepengurusan DPW PAN Kalsel ini sampai ada kubu-kubuan,".

Kalau PAN se Kalsel ingin maju maka wajib menata manajemen di internal kepengurusan PAN dari tingkat DPW sampai ketingkat DPRt PAN itu sendiri, terutama saat ini di DPW PAN Kalsel sendiri sangat kacau. ujar Abdis yang juga salah seorang deklarator PAN Kalsel. (TIM)