Jumat, 20 Maret 2015

Budi Waseso “Saya Tidak Akan Mencabut Tuntutan”


MEDIA PUBLIK - GORONTALO. Permohonan maaf yang dilakukan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie secara tertulis dan bahkan tembusan permohonan tersebut sampai kepada Presiden tidak membuat Mantan Kapolda Gorontalo Budi Waseso membatalkan tuntutannya.

Dalam rekaman yang diunggah dimedia sosial Mantan Kapolda Gorontalo yang sekarang ini menjabat sebagai Kabareskrim Mabes Polri dimana dirinya hanya manusia biasa yang haknya secara hukum, Dirinya akan memberikan pembelajaran Hukum kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa Siapapun dengan Jabatan apapun bahwa mereka tidak sekali kali kebal Hukum dan tidak boleh memperlakukan sesama manusia itu dengan seenaknya.

Bahkan Budi yakin dan percaya pertemuan yang dilakukan beberapa waktu yang lalu telah dimanfaatkan oleh Rusli Habibie dengan membawa Photografer dari salah satu Media untuk segera di publikasikan ke Gorontalo yang seolah olah sudah terjadi ISLAH, dan hal itu telah menciderai perasaannya. 

Serta meminta kepada seluruh Jurnalis Untuk teman menyampaikan hal ini sejujur jujurnya,jadi jangan direkayasa, dan dirinya tidak akan mencabut tuntutanya kepada Rusli Habibie terhadap pencemaran nama baik, dan memastikan dirinya akan datang dan menjelaskan kepada masyarakat Gorontalo bahwa dirinya adalah orang yang patuh dan taat kepada Hukum dan Undang Undang.

Budi Waseso juga menambahkan ”bahwa tidak ada yang saya mainkan termasuk kasus kemungkinan yang beliau Korupsi itu akan saya tindak lanjuti sampai tuntas, jadi saya tidak main main, karena itu PR Pekerjaan saya dikala saya jadi Kapolda Gorontalo dan itu bukan saya menghentikan dan itu tertunda ya sekarang harus saya selesaikan sampai tuntas.” Tegasnya. (Jho)

Jumat, 13 Maret 2015

IBU-IBU JUAL BATU AKIK KELILING

BERITA MEDIA PUBLIK – BENGKULU TENGAH. Batu akik biasanya hanya di jual dan di gemari oleh kaum adam saja, penjualannya pun biasanya hanya ada dipusat perbelanjaan dan galery batu akik di pinggiran jalan.

Dikabupaten Bengkulu Tengah, batu akik kini justru di jual keliling oleh kaum hawa.Batuan mulia merupakan anggota elite dari mineral alam, disebut elite karena dari sekitar 3 ribu jenis mineral di bumi, hanya terdapat 150 sampai 200 yang bisa digolongkan jenis batu mulia. 

Sejak beberapa bulan terakhir, fenomena sosial yang menghiasi Kabupaten Bengkulu Tengah. penjualan batu akik ternyata tidak hanya terdapat di pusat perbelanjaan dan di kaki-kaki lima saja.Pedagang batu cincin bermunculan di sana-sini hingga ke kawasan wisata bahkan dijual oleh kaum hawa dengan cara berkeliling.

Hayati adalah salah satu dari puluhan penjual batu akik perempuan ini sengaja mendatangi kawasan wisata sungai suci hanya untuk menjajakan dagangannya.Barbagai jenis batu akik di tawarkan kepada pengunjung dengan harga yang barvariasi, mulai dari 150 ribu hingga 5 ratus ribu rupiah.ibu satu anak ini mengaku sejak batu akik mulai diminati dirinya yang sebelumnya hanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga, kini ia mencoba membantu sang suami, menjadi pedagang batu akik keliling.

Nah,,,,pemirsa jika anda berkunjung ke kawasan wisata sungai suci/ kini mata anda tidak hanya dimanjakan dengan keindahan alam nya saja// anda juga akan menemukan berbagai jenis batu akik yang ditawarkan para pedagang. (hendri)


POLDA DIY AMANKAN 45 PELAKU CURAT

BERITA MEDIA PUBLIK YOGYAKARTA. Polda Daerah Istimewa Yogyakarta mengamankan telah 45 pelaku pencurian dengan pemberatan delapan diantaranya masih dibawah umur. Pelaku curat ini tertangkap dalam Operasi Curat Progo 2015 yang digelar Polda Daerah Istimewa Yogyakarta selama empat belas hari.

Aparat kepolisian Polda DIY beserta jajaran menangkap 45 pelaku pencurian dengan pemberatan,8 diantaranya masih anak-anak atau dibawah umur. 

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Daerah Istimewa Yogyakarta AKBP Juhandani mengemukakan, dalam operasi curat yang digelar selama 14 hari, 24 februari hingga 9 maret lalu Polda dan jajaran mengungkap 3 kasus pencurian yakni 15 target operasi TO dan 18 Non TO sementara target operasi adalah mengungkap 18 kasus TO. Dari 45 tersangka yang ditangkap 18 merupakan tersangka TO sedangkan 27 lainya no TO. Dari 33 kasus curat terdapat 2 yang menonjol yakni pembobolan gudang susu di Polres Bantul dengan kerugian lebih dari 200 ratus juta dan Polres Sleman mengamankan dua tersangka satu diantaranya masih anak-anak dengan 50 TKP. Meski jumlah kejadian mengalami tren penurunan namun Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta memerintahkan pemberlakuan kring reserse.

Jumlah kasus pencurian dengan pemberatan tahun 2013 sebanyak 872 kasus tahun 2014 turun menjadi 741 kasus.Dari 33 kasus curat dalam operasi curat kali ini terbanyak di ungkap Polres Sleman yakni 50 T-K-P dengan 2 tersangka disusul Polresta Yogyakarta (tri)

BUPATI JAKARTA UTARA BERIKAN BANTUAN KEBAKARAN

BERITA MEDIA PUBLIK – JAKARA. Untuk mengurangi penderitaan dengan rasa kepedulian kepada korban musibah kebakaran di Kampung Gusti Gang Kebun Pala Rt.06-07/014 Kelurahan Pejagalan Kecamatan Penjaringan, Pemerintah Kota dan Kantor Penanggulangan Bencana Kota Jakarta Utara memberikan Bantuan kepada 500 Jiwa korban kebakaran sebanyak 18 item diantaranya Beras 1 ton, Mie Instan 100 dus, Kidware (perlengkapan keluarga) 15 paket, Matras, Tikar, Minyak Goreng, Kecap dll.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Walikota Jakarta Utara Rustam Effendi dan  didampingi oleh Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Kota Jakarta Utara Dedy Tarmiji,serta Asisten Pemerintahan Rusdiyanto. (eko)

Kamis, 12 Maret 2015

JEMBATAN GANTUNG PENGHUBUNG DUA KAMPUNG ROBOH

BERITA MEDIA PUBLIK – BANTEN,   Di duga tidak kuat menahan beban yang berlebihan, sebuah jembatan gantung yang usianya sudah hampir 20 tahun roboh. Jembatan yang Menghubungkan Kampung Sinday dengan Kampung Pasir Eurih Lebak Banten ini merupakan sebuah akses utama warga kampung Pasir Eurih terutama anak-anak yang sedang menuju sekolah. Dalam peristiwa tersebut sedikitnya 15 anak-anak pelajar/ sekolah terluka dan satu diantaranya menderita patah tulang akibat terjatuh dari jembatan yang roboh tersebut. Selain itu pula satu buah sepedah motor milik warga pun hanyut dibawa arus sungai dibawah jembatan yang roboh.

Jembatan gantung yang usianya sudah lapuk yang merupakan akses utama warga di kampung Pasir Eurih Desa Tambak Kecamatan Cimarga Lebak Banten. Robohnya jembatan ini akibat tidak mampu menahan beban pada saat warga melintasi jembatan tersebut untuk melakukan aktifitas.

Dalam peristiwa ini sedikitnya lima belas orang anak sekolah terluka akibat terjatuh. Bahkan Satu diantaranya kondisinya menghawatirkan lantaran patah dibagian pungung akibat terjatuh dari jembatan saat hendak berangkat ke sekolah.

Kini jembatan yang menghubungan dua kampung itu tidak bisa dilalui oleh warga.warga dan anak-anak sekolah pun terpaksa harus melintasi sungai dengan menggunakan rakit seadanya untuk bisa menyebrangi sungai.Warga berharap agar pihak pemerintah daerah kabupaten lebak untuk segera melakukan pembangunan jembatan. Karena warga sangat membutuhkan jembatan tersebut untuk beraktifitas dan merupakan akses utama bagi warga kampung pasir Eurih Desa Tambak Kecamatan Cimarga.

Pihak pemerintah kabupaten lebak yang datang ke lokasi kejadian, langsung memerintahkan untuk menanggulangi jembatan yang roboh tersebut. Dengan memperbaiki jembatan untuk bisa kembali di lalui oleh warga dan anak-anak sekolah,lantaran kampung tersebut merupakan salah satu kampung yang terdampak oleh mega Proyek Waduk Karian, (jaya)

Rabu, 11 Maret 2015

PENGEDAR NARKOBA MERUPAKAN KARYAWAN KOPERASI TERTANGKAP POLISI

MEDIA PUBLIK - JATIM. Lima orang tersangka pengedar sekaligus konsumen narkoba jenis Pil Dobel L dibekuk Satuan Polisi Polres Kediri karena terlibat dalam jaringan pengedar narkoba. Selain mengedarkan mereka juga mengkonsumsi narkoba untuk menambah rasa percaya diri saat menagih hutang.

Petugas Unit Reskrim Polsek Ngadiluwih menggiring lima orang tersangka pengedar sekaligus konsumen narkoba jenis Pil Dobel L yang berhasil ditangkap dari sejumlah tempat. tiga diantara pelaku merupakan karyawan koperasi simpan pinjam, yakni Aris Hardianto, 20 tahun Warga Desa Kenep, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Gondo Adiroso, 33 tahun, warga Kelurahan Tinalan, Kecamatan Pesantren Kota Kediri dan Fikri Aryuda Agus Irawan, 21 Tahun, warga desa Nglampir, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung. Sedangkan dua lainnya, Alimah Roby, 36 tahun warga Kelurahan Jamsaren Kecamatan Pesantren Kota Kediri, dan Agus Nurwakit, 37 tahun Warga Kelurahan Bangsal Kecamatan Pesantren Kota Kediri. 

Para pelaku dibekuk dari tempat terpisah, setelah polisi menerima informasi dari masyarakat. Tiga orang pelaku yang masih berseragam merupakan karyawan KSP, sedangkan dua lainnya pengedar yang sudah keluar masuk penjara. Salah seorang tersangka yang bekerja sebagai karyawan KSP mengaku, mengkonsumsi narkoba jenis pil double l sebagai dopping sekaligus untuk menambah rasa percaya diri ketika menagih hutang pada nasabah. Dari tangan kelima tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti sebanyak seribu 323 butir pil double l.

Para tersangka akan dijerat dengan pasal 196 undang-undang nomer 36 tahun 2009 tentang kesehatan, ancaman hukuman lima tahun penjara.(canda)