Selasa, 01 Juli 2014






Media Publik Tanbu - Hasil investigasi di lapangan telah di temukan Sepanduk berlogo Dinas Tanah Bumbu Tim Relawan dan Posko Kemenagan Jokowi-JK di daerah Kecamatan Pagatan Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan (23/03/2014).

Menurut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD TANBU) H.M. Alpiya R, bahwa temuan itu sudah di laporkan ke Panwaslu dan Banwaslu setempat, tinggal tunggu gimana menyingkapinya menerangkan kepada Media Publik.

Dan Gardu Prabowo di Tanah Bumbu sangat kecewa, bahwa Logo berlambang Dinas haruslah netral jangan di bawa-bawa kempanye, ini sudah mencerminkan tidak baik di mata masyarakat dan di publik, bahwa Dinas sudah tahu aturan Pemilu kata Humas Gardu Prabowo Tanah Bumbu.

Sedangkan Ketua LSM LEKEM KALIMANTAN (Lembabaga Kerukunan Masyarakat Kalimantan) Aspihani Ideris, dan Humas GN-PK Tanbu Fathur Rahman (Gerakan Nasional Pemberantas Korupsi) dalam tulisannya seraya mengatakan orang-orang Dinas Tanah Bumbu tidak pintar. “Padahal kalau pintar itu...Dinas Tanah Bumbu  itu beri aja duitnya ke tim. Biar tim lancar dan sukses "ujarnya" (TIM)



Media Publik Tanbu - Berlangsung kampanye akbar Partai Gerindra di Lapangan Kresik Putih, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, minggu pukul 13.00 sampai 17.00, (23/3/2014)
 
          Partai kepala garuda itu menggelar kampanye akbar sekaligus mengenalkan caleg-calegnya baik DPRD Kabupaten/Provinsi/DPR RI. Acara tersebut dihibur oleh 3 artis Jakarta dan 3 artis lokal dengan alunan musik dangdut. Hampir empat ribuan massa Gerindra memenuhi lapangan yang penuh padat massa pendukung Merah Putih.
 
          Tampil sebagai juru kampanye adalah Kepala DPC Partai Gerindra Kabupaten Tanbu yang juga Wabup Tanbu, Drs Difriadi Darjat, H Syahrani Mataja (mantan Bupati Kotabaru) yang juga Caleg DPR RI Dapil II No. Urut 1 mencakup Kotabaru, Tanbu, Tala, Banjarbaru, Banjarmasin. H Yudhi Wahyuni (mantan Walikota Banjarmasin) yang juga Caleg DPR RI Dapil II No. Urut 2. Dan H Syamsul Bahri, Caleg DPR RI Dapil II No. Urut 3.
 
          Menurut Difriadi Darjat dalam orasinya bahwa masa depan bangsa dan Tanah Bumbu ada di tangan rakyat. “Jangan sampai membeli kucing dalam karung. Jangan melihat nilai isinya, kader-kader Gerindra dan simpatisannya tidak boleh terpengaruh politik uang”.
 
          Demikian juga yang disampaikan Syahrani Mataja. ”Jangan sampai salah pilih dan salah tusuk, sebab itu akan dianggap tidak sah oleh panitia. Apalagi golput. Prabowo tidak melihat kota, Prabowo melihat desa. Untuk itu program Gerindra 1 desa 1 milyar,” ujarnya sambil meneriakkan yel-yel,”Gerindra Menang, Prabowo Presiden, Indonesia Bangkit..!!!”

          Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Kalsel, Prof H Abidin. “Alhamdulillah Kalsel kondusif dan aman-aman saja,” bebernya yang dilanjutkan dengan melakukan sosialisasi cara menusuk pilihan yang benar pada surat suara di TPS nanti. “Dengan mengucap Bismilahirrahmanirrahim saya tusuk GERINDRA,” serunya disambut teriakan massa, 






"Hidup Merah Putih ...!!! ”Hidup Gerindra …!!! Hidup Prabowo…!!!”. (TIM)
Hari 3 Aksi Simpatik Sahabat Prabowo di depan Sekretariat DPD GARDU Prabowo Kec.Satui
  " HEBOH SE-INDONESIA " 





" AKTIVITAS MARKAS GARDU PRABOWO DI SATUI MERIAH "





Sabtu, 28 Juni 2014

PRABOWO SUBIANTO BERSAMA TITIEK SOEHARTO AKAN KAMPANYE DI BALI

Media Publik. Capres Nomor Urut 1 Prabowo Subianto akan menggelar kampanye akbar di Bali. Sedikitnya 70 ribu massa diprediksi akan hadir pada acara yang digelar di Lapangan Lumintang, Denpasar itu.

Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Wilayah Bali, I Ketut Sudikerta menuturkan, kampanye akbar ini akan dihadiri sejumlah tokoh nasional.

"Di antaranya Aburizal Bakrie, Idrus Marham, Marzuki Alie, Syarif Hasan, Titiek Soeharto dan sejumlah tokoh nasional lainnya," kata Sudikerta di Denpasar, hari ini Sabtu (28/6/2014).

Sudikerta yakin bahwa pasangan capres-cawapres yang didukungnya akan memenangkan Pilpres 9 Juli mendatang. Apalagi melihat dukungan bagi Prabowo-Hatta yang menurutnya terus meluas dari hari ke hari.

"Persiapan sudah beres. Acara digelar pukul 14.00 Wita. Dan kami yakin target 55 persen suara untuk Prabowo-Hatta tidak meleset," tegas dia.

Menurut Sudikerta, dukungan dari berbagai masyarakat luas itu menunjukkan bahwa Prabowo memang dikehendaki masyarakat untuk memimpin Indonesia ke depan.

Pada saat hampir bersamaan, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Mahasiswa (Jaman) menggelar aksi galang dukungan 1 juta tanda tangan untuk pasangan Prabowo-Hatta di Bunderan Patur Catur Muka, Denpasar.

Koordinator Presidium Nasional Jaman, Bahtera Banong  mengatakan, aksi menggalang 1 juta tanda tangan itu dilakukan serentak di 24 provinsi, termasuk di Bali.

"Tujuan kami adalah pemilih di kampus dan pemilu pemula. Satu kampus target kami 50 mahasiswa," ujar Bahtera. (Riz)

Denpasar - Capres nomor urut 1 Prabowo Subianto akan menggelar kampanye akbar di Bali. Sedikitnya 70 ribu massa diprediksi akan hadir pada acara yang digelar di Lapangan Lumintang, Denpasar itu.

Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Wilayah Bali, I Ketut Sudikerta menuturkan, kampanye akbar ini akan dihadiri sejumlah tokoh nasional.

"Di antaranya Aburizal Bakrie, Idrus Marham, Marzuki Alie, Syarif Hasan, Titiek Soeharto dan sejumlah tokoh nasional lainnya," kata Sudikerta di Denpasar, Sabtu (28/6/2014).

Sudikerta yakin bahwa pasangan capres-cawapres yang didukungnya akan memenangkan Pilpres 9 Juli mendatang. Apalagi melihat dukungan bagi Prabowo-Hatta yang menurutnya terus meluas dari hari ke hari.

"Persiapan sudah beres. Acara digelar pukul 14.00 Wita. Dan kami yakin target 55 persen suara untuk Prabowo-Hatta tidak meleset," tegas dia.

Menurut Sudikerta, dukungan dari berbagai masyarakat luas itu menunjukkan bahwa Prabowo memang dikehendaki masyarakat untuk memimpin Indonesia ke depan.

Pada saat hampir bersamaan, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Mahasiswa (Jaman) menggelar aksi galang dukungan 1 juta tanda tangan untuk pasangan Prabowo-Hatta di Bunderan Patur Catur Muka, Denpasar.

Koordinator Presidium Nasional Jaman, Bahtera Banong  mengatakan, aksi menggalang 1 juta tanda tangan itu dilakukan serentak di 24 provinsi, termasuk di Bali.

"Tujuan kami adalah pemilih di kampus dan pemilu pemula. Satu kampus target kami 50 mahasiswa," ujar Bahtera. (Riz) - See more at: http://indonesia-baru.liputan6.com/read/2070052/prabowo-kampanye-akbar-bersama-mantan-istri-di-bali#sthash.zawb4P0P.dpuf

MAHFUD MD YAKIN PRABOWO MENANG DI PILPRES 9 JULI 2014

MEDIA PUBLIK. Ketua Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Mahfud MD optimistis pada pilpres pada 9 Juli mendatang Prabowo bakal menang. Keyakinan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini, berdasarkan hasil survei, ilham, bisikan para kiai dan pakar.

"Dari hasil-hasil survei, ilham-ilham, bisikan kiai-kiai dan pakar, ada optimisme kita akan memenangkan pilpres," kata Mahfud di Surabaya, Jawa Timur siang tadi.

Mahfud yang mulai malam tadi berkantor di Surabaya hingga 5 Juli mendatang itu juga menegaskan, untuk bisa memenangkan pilpres pada 9 Juli itu, pihaknya harus bisa memetakan kekuatan.

"Kita harus bisa menentukan peta wilayah perang kita. Ada wilayah-wilayah penentu kemenangan, yaitu di Jatim dan Jateng. Untuk wilayah Jawa Barat, bidang garapnya Pak Hatta (Hatta Rajasa)," ungkap dia.

Kalau wilayah atau area-area 'pertempuran' itu sudah ditentukan, masih kata dia, secara statistik itu bisa menentukan kemenangan. "Dalam lima minggu terakhir, di Jakarta hampir setiap hari ada elemen-elemen yang deklarasi. Ada 820 elemen yang suah mendeklarasikan mendukung Prabowo-Hatta."

"Kesimpulannya, tingkat menengah ke atas, orang terdidik yang biasa membaca koran, sudah menjatuhkan pilihannya ke Prabowo-Hatta. Sekarang tinggal menengah ke bawah, untuk itu relawan-relawan di sini (Jatim) harus menyentuh bagian-bagian yang belum tersentuh agar menang," imbuhnya.

Sementara melihat hasil survei, Mahfud mengatakan, pada April lalu, selisih antara Prabowo dengan Joko Widodo (Jokowi) terpaut 22 persen. Bulan-bulan berikutnya hanya 16 persen di bawah Jokowi.

"Bulan April Jokowi jauh lebih besar, kemudian selisihnya berubah 16 persen, kemudian menjadi 7 persen. Sekarang berubah lagi, ada yang memenangkan Prabowo, ada yang Jokowi. Jadi hasil survei sekarang, rata-rata sudah seimbang," katanya senang.

"Ambil optimisnya, kita sudah menang. Dalam metodologi survei, kalau sudah naik mengalami penurunan ya turun, kalau naik ya naik, itu ilmu sosiologinya. Sehingga ini perang survei, itu survei, propaganda untuk mempengaruhi orang ikut. Tapi kita punya survei sendiri yang tidak dipublikasikan," sambung Mahfud.

Menurut Mahfud, lembaga-lembaga survei yang pro Jokowi, saat ini menyembunyikan hasil surveinya. Karena, kata dia, Prabowo sudah bisa menyalip. "Ini yang disembunyikan, kalau diumumkan ke masyarakat, jelas masyarakat akan mengikuti yang nyalip. Makanya disembunyikan, ini media Australia yang mengatakan," kata dia lagi.

Politisi asal Madura ini juga meyakini, pada Pilpres 9 Juli mendatang, secara nasional, Prabowo-Hatta mampu meraup suara antara 57 hingga 60 persen. "Target kita secara nasional 57 sampai 60 persen. Kita optimis hanya satu putaran saja dan dimenangkan Prabowo-Hatta," tandasnya yakin. (TIM)

HUSIN NILAI AYU TING TING WANITA IDAMANNYA

MEDIA PUBLIK - Cinta tak mengenal latar belakang seseorang dan tidak ada yang dapat menghalangi apabila kekuatan cinta sudah berbicara. Persis seperti Husein Alatas yang tidak mempermasalahkan dengan status janda yang kini disandang pedangdut Ayu Ting Ting.
"Nggak masalah, itu kan tanggapan orang, cuek saja," ujar Husein di Kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (27/6) malam.

Husein tidak menampik jika ternyata kriteria wanita yang diidamkan ada pada sosok Ayu Ting Ting. Sikap Ayu yang menyenangkan membuat pria berkepala pelontos ini merasa nyaman.
"Soalnya aku suka cewek yang secara fisik, bertubuh kecil, kulitnya putih. Kalau sifat, dia (Ayu) orangnya suka bercanda. Jadi happy kalau deket dia," ungkapnya.

Bukan hanya Ayu yang dinilainya menyenangkan, ayah pelantun lagu Sik Asik itu juga menurutnya sangat bersahabat, terbukti di ajak ngobrol enak dan terasa nyaman. Husein menganggap ayahanda Ayu merupakan seorang sosok yang enak diajak ngobrol.
"Tadi aku sempat ngobrol. Ayah juga baik sih, dia ternyata enak banget diajak ngobrol," pungkasnya. (TIM)